0 0
Advertisement Section

DPMK PB Gelar Pelatihan Klinikal Kepada 15 Kampung Inti Di Kaimana

Read Time:1 Minute, 46 Second

Kaimana, Dinas Pemberdayaan masyarakat Kampung Provinsi Papua Barat (DPMK PB) mengelar pelatihan Klinikal bagi 15 Kampung inti yang ada di kabupaten Kaimana.

Pelatihan Klinikal yang digelar di hotel KBH Kabupaten Kaimana, Senin (21/11) dihadiri oleh kepala DPMK Kabupaten Kaimana Dra Joice Tuanakota, Sekretaris DPMK PB Diah Dian Come, dan Pelatih Penggerak Swadaya Masyakat Balai Jayapura Alce Waromi dan Agus Bagio sekaligus pemateri serta para peserta dari 15 Kampung yang di ambil dari 4 Distrik yang ada di kabupaten Kaimana.

Kegiatan pelatihan Klinikal dengan sasaran kepala kampung dan lembaga ekonomi kampung inti pada klaster Kaimana, Dengan waktu pelaksanaan 21 November sampai   23 November 2022 Mendatang.

Kepala DPMK Provinsi Papua Barat Lince Edorway dalam sambutannya yang dibacakan oleh  Sekretaris DPMK PB Diah Dian Come menjelaskan bahwa pelatihan Klinikal dengan sasaran kepala kampung dan lembaga ekonomi kampung inti pada klaster Kaimana, merupakan program  transformasi ekonomi terpadu (Tekad).

Di mana program tersebut bertujuan untuk menguatkan dan memastikan kondisi ekonomi membaik dan mampu meningkatkan kampung status kampung tertinggal hingga berkembang, maju dan mandiri.

Dalam menyelenggarakan program tekad pada kampung, kata Dia mengingatkan agar perlu melihat beberapa hal seperti komoditas lokal, perencanaan guna pengutan Ekonomi Kampung,penguatan pemasaran hasil komoditas melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), mendorong produksi komoditas unggulan memenuhi kuota pasar, serta penguatan lembaga ekonomi kampung.

“Beberapa hal jalan tempuh diatas diformulasikan Tekad dalam apaian kinerja tekad.  Oleh karen itu bagaiman hal itu dapat dilaksanakan di Lapangan? Itulah bagian dari komitmen bapak dan ibu semua untuk memajukan kampung masing-masing.

Untuk saya mengajak para peserta untuk memperhatikan hal ini, Jelas Lince Edorway.

Dia menjelaskan bahwa kunci keberhasil pembangunan ekonomi kampung adalah pemerintah kampung yang memiliki tata kelola baik.

Dimana pada akhirnya masyarakat kampung yang diuntungkan secara nyata Maksudnya bahwa proses perencanaan kampung harus memihak kepada pembangunan ekonomi lokal.

Bersamaan dengan hal tersebut pembangunan ekonomi ini harus disinergikan dengan kampung lain dengan mewujudkan kawasan kampung atau kata lain dari kampung klaster.

Oleh karena itu,  saya mengajak semua peserta dalam coaching Clinik dapat belajar dan memahami program tekad dengan jelas bagaimana melakukan kerjasama dan kemitraan serta bagaiman mengelola yang baik, serta bagaiman melakukan usaha pembangunan kampung.” Terang dia. ( DAR )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post KPU Palsukan Tanda Tangan Warung Makan Usaha Baru untuk Lakukan Korupsi Sebesar Rp. 1.800.002.000,-
Next post Kapolri Dijadwalkan ke Lokasi Gempa, Distribusikan 3.000 Sembako
logo