0 0
Advertisement Section

Harap PMI Manokwari Jadi Garda Terdepan Laksanakan Aspek Sukarelawan

Read Time:1 Minute, 40 Second

MANOKWARI, Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manokwari, diharapkan dapat menjadi garda terdepan melaksanakan aspek sukarelawan kemanusiaan kepada generasi muda bangsa, di Wilayah Manokwari, Papua Barat.

Demikian dihaapkan Ketua PMI Papua Barat, Nataniel D. Mandacan, disela -sela pelantikan Dewan kehormatan dan pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada Kamis (9/2/2023), pagi.

Kesempatan itu, Bupati Manokwari Hermus Indou dalam struktur keorganisasian, ditunjuk sebagai pelindung, sementara H. Yusran Mahdani, resmi didapuk sebagai ketua PMI Manokwari.

“Saya berharap untuk melakukan peningkatan pada aspek sukarelawan Palang Merah Remaja. Pesan saya tingkatkan ke sekolah-sekolah lain yang belum terlibat dalam PMI Manokwari,”Pesan Ketua PMI Papua Barat, Nataniel D. Mandacan.

Ketua PMI Papua Barat, Nataniel D. Mandacan, dalam amanahnya juga mengatakan, bahwa dengan telah dilantiknya jajaran pengurus PMI tingkat Kabupaten Manokwari maka harus siap sedia memikul tanggung jawab kemanusiaan kepalangmerahan di Kabupaten Manokwari.

Serta penguatan kapasitas SDM pada tahun 2023 ini, diharapkan lebih dimantapkan lagi. Dengan demikian kualitas pelayanan bagi masyarakat dapat lebih baik ke depannya.

” Peningkatan kualitas pelayanan dari SDM sudah harus dimulai dari usai dini. Sehingga ayo turun ke jejaring sekolah – sekolah terutama adik – adik yang berusia remaja itu,”Imbaunya

Ia lalu meminta pengurus PMI untuk terus mengedepankan 7 prinsip PMI, Sebab PMI  merupakan lembaga sosial kemanusiaan bertujuan untuk membantu meringankan beban penderitaan sesama manusia.

“Tolonglah korban tanpa melihat latar belakang baik akibat bencana alam maupun ulah kita (manusia, red) sendiri,”Cetusnya

Sementara itu, Bupati Manokwari Hermus Indou, yang juga selaku pelindung PMI Manokwari mengatakan, bahwa PMI Manokwari harus wajib sedia ikut berperan dalam penanggulangan bencana.

“PMI memiliki peran penting dalam mengemban tugas sosial kemanusiaan,”Ujarnya.

Ia menuturkan sebagian besar masyarakat masih takut dan tingkat kepedulian antar sesama masih kurang sebagai pendonor darah.

“Kita harus bisa merubah pola pikir masyarakat agar memiliki kepedulian antar sesama terkait donor darah,”Tuturnya.

Untuk itu, perlu kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam program donor darah.

“Kebutuhan darah di Manokwari lebih di dominasi pasien kecelakaan, melahirkan dan penderita penyakit demam berdarah,”Tandasnya. ( Adrian Kairupan )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Partai Perindo Kabupaten Fakfak Resmi Membuka Pendaftaran Bacaleg 2024
Next post Bencana Banjir Dan Longsor Di Ruas Jalan Nasional Wilayah Distrik Kokas
logo