0 0
Advertisement Section

Pertemuan Ke III Penetapan Ibu Kota Di Kabupaten Kaimana Tak Membuahkan Hasil

Read Time:1 Minute, 41 Second

Kaimana, Kurang lebih 7 jam sejak dimulai dari pukul 16:00 WIT sampai dengan 1:00 WIT pertemuan ke III dengan agenda  penetapan Daerah Otonomi Baru ibukota Provinsi Papu Barat Tengah tak membuahkan hasil.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Gedung Pertemuan Krooy Kabupaten  kaimana, Sabtu (12/2/2023) masing-masing kabupaten masih mempertahankan pendapat. Oleh karenanya belum ada kesepahaman terkait letak ibukota provinsi Papua Barat Tengah.

Kabupaten Teluk Wondama meminta agar penetapan DOB Ibukota  Provinsi PBT dengan melihat letak strategis masing-masing kabupaten.

Yang mana DOB Ibu kota Provinsi PBT, harus ada wilayah daerah masing-masing. Jika penetapan DOB Ibu kota Provinsi PBT lebih masih lebih jauh, maka Kabupaten teluk Wondama akan bergabung dengan Provinsi Papua Barat.

Selanjutnya Kabupaten Teluk Bintuni, mengusulkan penetapan ibu kota  provinsi PBT, berada pada perbatasan masing-masing wilayah.

Mereka juga meminta agar wilayah menjadi Kabupaten Teluk Bintuni untuk menjadi ibu kota provinsi sementara, sebelum nantinya ada wilayah ibu kota provinsi PBT definitif.

Hal serupa diusulkan oleh Kabupaten Kaimana, dimana Kabupaten Kaimana juga menyepakati adanya ibu kota provinsi PBT .

Sementara itu, Kabupaten Fakfak juga mengusulkan wilayah Bomberay untuk menjadi Ibu kota Provinsi yang mana menurut mereka Bomberay memiliki filosofi tersendiri.

Dan juga jarak antara masing-masing Kabupaten tidak terlalu jauh berkisar 300-an KM Kabupaten Teluk Wondama sampai dengan 100-KM Kabupaten Kaimana.

Meskipun setiap perwakilan 4 kabupaten masih mempertahankan pendapatnya, tidak bagi Lembaga Masyarakat Adat (LMA) dan Dewan Adat. Kedua lembaga adat tersebut lebih menitikberatkan pada wilayah baru yang mana harus ada 4 Kabupaten Kaimana.

Mereka juga mengingatkan agar supaya DOB Provinsi PBT ini bangun tak ada rasa cemburu dari salah satu Kabupaten.

Kendati demikian sampai di akhir pertemuan tersebut belum juga ada kesepahaman dan kesepakatan penentuan ibukota DOB Provinsi PBT.

Empat kepala daerah juga bersepakat agar penentuan ibukota provinsi PBT akan diajukan secara proposal guna menjadi acuan bagi tim kajian akademisi untuk mengupayakan penentuan letak ibukota provinsi PBT.

Pertemuan diakhiri dengan penandatangan berita acara kegiatan dan pengesahan agenda pada pertemuan ke-IV di Kabupaten Fakfak pada tanggal 28 Februari 2023 mendatang. ( DAR )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw Ungkap Tetap Mengikuti Alur Politik
Next post Empa Kepala Daerah, Tokoh Adat, dan Tokoh Pemuda Sepakati Berita Acara Pertemuan Ke-IV
logo