0 0
Advertisement Section

PWI PB Kecam Aksi Melarang Wartawan Meliput Sidang Rapat Paripurna Di Kaimana

Read Time:44 Second

Kaimana, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Papua Barat Bustam S.T mengecam aksi yang melarang wartawan di Kaimana untuk melakukan peliputan sidang rapat paripurna ranperda pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2023.

Bustam menjelaskan bahwa tindakan tersebut sangat bertentangan dengan UU Pers, untuk membatasi kinerja wartawan di lapangan.

Ketua PWI dua periode tersebut memperingatkan bahwa setiap tindakan orang yang menghalang-halangi kerja jurnalistik dapat dikenakan sanksi kurungan 2 tahun penjara berdasarkan UU pers.

“Orang menghalangi-halangi kerja jurnalistik UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 ada sanksinya, bisa dihukum dua tahun penjara,” tegas Bustam.

Berbeda dengan sidang Paripurna yang lain, kali ini salah satu staf langsung menutup pintu dan tidak memberikan kesempatan para wartawan di kabupaten Kaimana untuk masuk.

Sempat juga terjadi cekcok mulut antara wartawan dengan salah satu staf yang menutup pintu tersebut. Bahkan ada staf yang langsung mengatakan untuk menuntut wartawan yang ada di Kaimana.

Liputan : DAR

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sangat Disayangkan, Wartawan Dilarang Meliput Paripurna Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2022
Next post Ini Tanggapan Sekwan Terhadap Pelarangan Wartawan Dalam Meliput Di DPRD Kaimana
Daftar Harga Supplier Kaos Kemeja (2)