0 0
Advertisement Section

BBKSDA Papua Barat Gelar Workshop Pencegahan Peredaran TSL Dilindungi Secara Ilegal

Read Time:1 Minute, 55 Second

Kaimana, Balai Besar konservasi sumber daya alam Papua Barat (BBKSDA) menggelar workshop pencegahan peredaran dan tumbuhan dan satwa liar (STL) dilindungi secara ilegal kepada pemegang izin pemanfaatan TSL jasa transportasi, jaza pengiriman dan TNI serta stakeholder terkait yang ada di kabupaten Kaimana.

Kegiatan workshop yang diselenggarakan di Hotel Grand Papua tersebut, Senin (14/8) bertujuan untuk membangun jaringan yang kuat guna mengatasi peredaran ilegal satwa dan tumbuhan dan satwa liar di daerah msing-masing khusunya kabupaten kaimana.

Kepal Balai Besar konservasi Sumber daya alam melalui Kepala bidang teknis KSDA Tasliman S.P, M.P, menegaskan bahwa kegiatan peredaran ilegal yang melibatkan tumbuhan dan satwa liar kini menjadi ancaman besar, terhadap keberlangsungan hidup spesies-spesies, yang memiliki nilai ekonomi, termasuk juga kabupaten Kaimana.

” Balai besar KSDA Papua barat merupakan salah satu unit pelaksana teknis  Ditjen KSDAE, kementrian LHK, keberlanjutan lingkungan hidup, Namun sayangnya, kegiatan peredaran ilegal yang melibatkan tumbuhan dan satwa liar kini menjadi ancaman serius terhadap spesies-spesies berharap tak luput juga keanekaragaman hayati yang ada di kabupaten Kaimana.” Tegas dia.

Dia menjelaskan bahwa workshop ini merupakan langkah awal dari BBKSDA Papua barat, untuk bersama-sama para pemangku kepentingan melindungi satwa liar dan tumbuhan diwilayah Papua barat khususnya kabupaten Kaimana.

” Kami telah mengumpulkan para ahli, aktivis lingkungan, perwakilan pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya, untuk berbagi pengetahuan, pengalaman dan strategi terbaik dalam mengatasi peredaran ilegal ini.” Jelas Tasliman.

Lanjut dia bahwa dengan langkah awal workshop ini mendiskusikan serta memaparkan isu-isu yang beredar terkait dengan peredaran Ilegal tumbuhan dan satwa liar, sehingga dapat memberikan solusi dari ide-ide inovatif guna melakukan tindakan yang konkret kedepan.

Untuk Tasliman berharap melalui workshop ini pihaknya dan para pemangku kepentingan dan pemegang izin pemanfaatan TSL, jasa transportasi, jasa pengiriman, TNI dan Polri dapat mengatasi peredaran ilegal tumbuhan dan satwa liar di kabupaten Kaimana.

” Mari bergerak bersama mencegah peredaran ilegal tumbuhan dan satwa liar. Dengan kerjasama kita, kita dapat membentuk masa depan yang lebih baik di tanah Papua khususnya kabupaten Kaimana.” Imbuh Tasliman penuh harap.

Dalam giat workshop tersebut, turut hadir Kapolres Kaimana diwakili oleh iptu lutfi bafadal sebagai narasumber, Kepala stasiun karantina kelas I sorong Dr.  Iwaya Kartanegara M.pt, Abdul Rahman Wahid Ketua Panitia pelaksana Workshop, Kepala kantor Unit Bandara Kaimana Drajat Purwirajati, dan sejumlah pemenang izin pemanfaatan TSL, Jasa Transportasi,  danJasa pengiriman.

Liputan : DAR

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Kapal Ikan KM Dewata Samudra III Penumpang 41 Orang  Kecalakaan Laut Yang Terjadi Di Wilayah Perairan Raja Ampat
Next post Hari ini Forkopimda Kaimana ikut Geladi Resik Upacara HUT NKRI Ke-78
Daftar Harga Supplier Kaos Kemeja (2)