0 0
Advertisement Section

Sindikat Perdagangan Bayi Diringkus Polisi Yang Jual Bayi 18 Juta

Read Time:1 Minute, 31 Second

Malang, Jual bayi dengan harga 18 juta, sindikat perdagangan bayi baru lahir, memanfaatkan media sosial yang di posting, diringkus polisi.

3 pelaku diamankan Polisi, sementara seorang bayi baru lahir, langsung dirawat di rumah sakit Saiful Anwar Malang.

Inilah, tiga orang pelaku perdagangan bayi/ yang diringkus satreskrim Polresta Malang kota.

Tiga orang pelaku tersebut adalah dengan inisial ES dan MF, warga Sukoharjo – Jawa Tengah, selaku orang tua bayi meskipun baru berusia 19 tahun, serta yang berinisial Al, warga Surabaya – Jawa Timur, yang berperan sebagai perantara.

Kejahatan perdagangan bayi ini dilakukan mereka, melalui komunikasi grup aplikasi media sosial.

Kasus perdagangan bayi berjenis kelamin perempuan berusia tiga hari ini, bermula ketika seorang warga kota malang mencurigai adanya praktik jual beli bayi pada sebuah aplikasi media sosial.

Dan berpura-pura menjadi seseorang yang tertarik untuk mengadopsi bayi, dengan membayar sejumlah uang.

Tak lama, pelaku yang berinisial AL, mengirim sebuah pesan, dan menawarkan sejumlah bayi, dengan harga mulai 8 juta hingga 18 juta rupiah.

Setelah disepakati, AL datang ke Malang, mengantar bayi yang dibeli, dan langsung diringkus polisi.

Dari perantara al tersebut, polisi melanjutkan menangkap, ES dan MF, pasangan belum menikah asal sukoharho, yang menjual bayinya dengan harga 6,5 juta Rupiah.

Dari para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian bayi, buku kesehatan ibu dan anak, beberapa telepon genggam, serta uang tunai 6 koma 5 juta rupiah.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Danang Yudanto Kepada Para Media, kini ketiga pelaku telah mendekam di rutan mapolresta malang kota.

Ketiganya dijerat dengan pasal 83 UU RI nomor 35 tahun 2014, tentang perlindungan anak, dan pasal 2 UU nomor 21 tahun 2007, tentang tindak pidana perdagangan orang dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara.

Sementara bayi korban perdagangan dititipkan untuk dirawat di sebuah rumah sakit di kota malang, dengan pendampingan Dinsos Kota Malang.

Liputan : Sokama.id

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Daftar Pemilih 2024 Distrik KOKAS KAMPUNG SOSAR TPS 1
Next post Daftar Pemilih 2024 Distrik KOKAS KAMPUNG PANG WADAR TPS 1
logo