0 1
Advertisement Section

Bupati Teluk Wondama Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Mansinan TA. 2024 Dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan

Read Time:1 Minute, 40 Second

Teluk Wondama, Bertempat di Halaman Mapolres Teluk Wondama telah dilaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Mansinam TA. 2024, Senin (04/3/2024).

Bertindak selaku pimpinan apel Bupati Teluk Wondama Ir. Hendrik S. Mambor, MM melaksanakan penyematan pita kepada perwakilan yang telah ditunjuk sebagai bentuk simbolis resmi dimulainya Operasi Keselamatan Mansinam TA. 2024.

Turut hadir dalam apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Mansinam TA. 2024 tersebut, Bupati Teluk Wondama Ir.Hendrik
S. Mambor MM, Danramil 1811/01 Wasior Kapten Inf. M. Thesia, Kasat Pol PP Farouk, S.H, Direktur RSUD Dr. Albert H. Torey Dr. Yoce Kurniawan, Staf Jasa Raharja Teluk Wondama.

Adapun peserta apel gelar pasukan terdiri dari 1 peleton TNI, 1 peleton Samapta, 1 peleton Staf Polres, 1 peleton Dalmas 1 peleton Lantas, dan 1 peleton Polair, 1 peleton Resintel dan 1 peleton gabungan Dishub, Satpol PP dan BPBD Teluk Wondama.

Operasi Keselamatan Mansinam TA. 2024 ini akan dilaksanakan selama 14 hari sejak tanggal 4 Maret 2024 hingga 17 Maret 2024 secara serentak di seluruh Indonesia.

“Perlu kita ketahui bersama bahwa Operasi Keselamatan Mansinam – 2024 dalam rangka cipta kondisi kamseltibcar lantas menjelang bulan Ramadhan tahun 2024 yang bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ucap Bupati.

Seperti yang terjadi selama tahun 2023 jumlah pelanggaran di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya tercatat 26,507 pelanggar dengan rincian teguran 23.277 dan tilang 1.431 sedangkan jumlah kecelakaan di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya tercatat 874 kejadian dengan rincian meninggal dunia 130, luka berat 390, luka ringan 887 dan kerugian material mencapai Rp 3.372.050.000.

Adapun 7 target Operasi Keselamatan Mansinam – 2024 sebagai berikut:

  1. Pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan ponsel saat berkendara.
  2. Pengemudi kendaraan bermotor yang masih dibawah motor
  3. Pengendara R2 berboncengan lebih dari 1 orang
  4. Pengemudi yang tidak menggunakan helm SNI dan safety belt
  5. Mengemudikan kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol
  6. Pengemudi yang melawan arus lalu lintas
  7. Kelengkapan kendaraan dengan menggunakan knalpot tidak sesuai spektek / bising dan kendaraan yang tidak menggunakan plat nomor / TNKB.

Liputan : Iskandar

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Biro SDM Polda Sulsel Terima Penghargaan ISO 37001-2016
Next post Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan
logo