0 0
Advertisement Section

Wakil Bupati Kaimana Tinjau Langsung Karhutla di Kampung Kensi, Api Belum Masuk Kawasan Permukiman

Read Time:1 Minute, 55 Second

KAIMANA — Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, bersama tim gabungan berangkat menuju Kampung Kensi, Distrik Arguni Atas, Kabupaten Kaimana, pada Senin (14/9/2026) pukul 14.00 WIT. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi kebakaran hutan dan lahan yang hingga saat ini masih terus berlangsung di wilayah tersebut.

Tim gabungan yang dikerahkan untuk penanganan bencana ini meliputi unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kehutanan, TNI dan Polri, serta Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI).

Kepala BPBD Kabupaten Kaimana, Hans J.M. Litaay, menjelaskan bahwa berbagai peralatan pendukung telah disiapkan guna membantu upaya pemadaman di lokasi, sekaligus melengkapi usaha yang sudah dilakukan warga secara mandiri.

“Peralatan yang kami siapkan yakni tiga buah alkon lengkap dengan selang. Ada juga bantuan selang dari Damkar Kaimana, alat potong dan masker yang nantinya dibagikan kepada warga di Kampung Kensi,” ujar Hans saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (14/9/2026).

Ia menambahkan, hingga saat ini kobaran api belum menjangkau kawasan permukiman warga Kampung Kensi. Masyarakat setempat telah bergerak cepat melakukan langkah pencegahan, sekaligus memadamkan titik-titik api yang berada di sekitar pemukiman mereka.

Saat ini, titik api utama tercatat berada di wilayah Kampung Boroberga dan Eregara. Warga Kampung Kensi terus bergotong royong melakukan pemadaman dengan peralatan sederhana agar api tidak terus meluas ke arah pemukiman maupun wilayah lain.

“Untuk Kampung Kensi, api belum masuk sampai ke permukiman karena masyarakat sudah mengantisipasi. Api yang dekat dengan pemukiman sudah dipadamkan,” tegas Hans.

Setibanya di lokasi, tim gabungan akan melakukan pemeriksaan menyeluruh guna mengetahui kondisi terkini. Hal yang akan ditelaah meliputi perkiraan luas area yang terbakar, potensi dampak yang timbul, serta kerugian yang diderita.

Hasil peninjauan ini nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, termasuk penambahan jumlah personel maupun peralatan yang dibutuhkan guna mengendalikan sepenuhnya kebakaran tersebut.

Hans juga menyampaikan bahwa di sekitar wilayah Kampung Kensi sebenarnya terdapat sejumlah sumber air berupa sungai. Namun, keterbatasan peralatan membuat warga masih terpaksa menggunakan cara sederhana, yakni menimba air dengan ember untuk memadamkan api.

“Kami kasihan melihat masyarakat harus bolak-balik menggunakan peralatan seadanya untuk mengambil air dan memadamkan api. Kami berharap api bisa segera dipadamkan,” ungkapnya.

Pemerintah daerah berharap sinergi yang kuat antara tim gabungan dan masyarakat dapat mempercepat proses pemadaman, serta mencegah kebakaran hutan dan lahan ini meluas lebih jauh.

Liputan : David Rahagear

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Kejari Fakfak Tetapkan DPO Kasusu Korupsi Di DPR Fakfak
Next post Karhutla Kensi Meluas, Wabup Kaimana Siapkan Pemadaman dan Antisipasi Pengungsian
Close